Sabtu, 04 Mei 2013

Panggung Mula Rindu

Dua punggung menata panggung
kesedihan di sebuah kota
Larik-larik hujan datang berkunjung
Entah merayakan apa
Wajah temaram lampu jalan
menyala setengah padam
Sedang waktu merekam isyarat
kepergian
dari pelukan dan kecupan
"Aku akan menunggumu, bahkan ketika
kau tak lagi memikirkanku"
Lalu hujan semakin deras berjatuhan
menemui kesedihan
di tiap lekukan jalan
Langkah langkah tungkai indah itu
menyusuri harapan
yang entah hendak kemana
Sebab hanya memulakan rindu yang ia mengerti
 
Puisi Karya @sayap___langit -  http://atapbintang0812.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar