Kamis, 29 November 2012

Jelang Zaman Es

Jelang zaman es
baju zirah tersemat apik
pada bahu-bahu kota
Aku
menelusupi jeda-jeda
Menyuara doa
rebahlah di pelupuk senja

Baju zirah rekah sebagian
kota-kota menyembunyikan matahari
di balik punggungnya
Lekas rebah, sayang
salju kian merapati dermaga

Matahari khusyuk berjuang
bahu kota dijejaknya
Angin riuh mengiring
Beranjak kempis
rongga dadaku kering

Direguknya bulat-bulat
biar berbelit
di balik punggung
Matahari teramat jumawa
Selamat rebah zaman es
lain waktulah bersinggah

Puisi Karya @meyDM -- http://meydianmey.wordpress.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar