Sabtu, 13 April 2013

Rupa-rupa

1.
Bulir yang terasa asin mengalir hingga dagu
Kerut keningnya menumpuk ragu
kendati tekad sudah menjadi satu.

2.
Lelehan bening yang terkadang jadi penyentuh hati
berderai tak kunjung henti
menilik lipatan koran yang jadi alas di satu lini.

3.
Liur di sudut bibir kecil
pandangan yang tak terkesan jahil
memasung satu waktu gigitan lauk si Centil
Mata lainnya mecicil
beradu pandangan yang menyempil
kala gertakan tawa menganga itu akhirnya mengigil
Seruputan dari sedotan biru
tedengan recehan seribu
jadi penutup kosong lagu.

Puisi Karya @geeograph_ - http://geekazuko.wordpress.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar